Dilaporkan Lakukan Pelecehan, Dosen UI Belum Diperiksa

November 12, 2008

JAKARTA, JUMAT- A, korban pelecehan seksual oleh dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia, mengaku kepada polisi bahwa kasus pelecehan itu terjadi di sebuah apartemen di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Kepada penyidik Kepolisian Daerah Metro Jaya, Jumat (31/10), korban menyatakan, kasus itu terjadi tanggal 23 Mei 2007. Saat itu, dia tengah menyelesaikan skripsinya dengan dosen pembimbing berinisial N.

TN memintanya bertemu di sebuah apartemen di Kuningan. Korban pun datang dan bertemu N di lobi apartemen. Korban lalu diajak ke lantai 11. Setelah keduanya masuk ruang tamu apartemen, N memadamkan seluruh lampu ruangan. N kemudian memaksa korban berhubungan intim. Korban meronta dan menangis. Dengan sekuat tenaga, korban melepas cengkeraman N, dan lari.

Pengacara korban, Santi Dewi, mengatakan, N mulai melakukan pelecehan seks terhadap sejumlah mahasiswinya yang lain sejak 1999. Seorang korban lainnya sudah melaporkan kasus itu ke Rektorat UI, tetapi tidak digubris. “Karena tak pernah digubris, kasus ini terus berlanjut dan makan banyak korban,” ucap Dewi Santi.

Ia menambahkan, ada juga korban yang diperkosa. “Awalnya, korban dirayu, dicabuli, sampai ada yang diperkosa. Jumlah korban sedang kami inventarisir,” tegas Dewi.

Di tempat terpisah, Kepala Satuan Remaja Anak dan Wanita Polda Metro Ajun Komisaris Ahmad Rivai mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti sebelum memanggil terlapor. “Terlapor pasti kami panggil. Kami sekarang masih mengumpulkan bukti-bukti pendukung,” ujar Rivai.

Mengutip pengakuan korban, Rivai mengatakan, dugaan pelecehan seks itu terjadi sekitar setahun lalu. Saat itu korban masih berstatus mahasiswi Fakultas Hukum UI. Selain korban, pihaknya juga sudah memeriksa saksi ahli.

Mengutip keterangan korban, Rivai mengatakan ada tiga mahasiswi lain yang menjadi korban N. Dari ketiga korban, sudah ada yang menikah. Saat ditanya kapan polisi akan memanggil dosen UI itu, Rivai mengatakan, “Tunggulah, pasti akan kita periksa, sekarang kita perkuat dulu bukti-buktinya,” tandasnya.

Sumbernya klik disini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: