Tak Dapat Jatah dari Istri, Kakek Gauli 4 Anak, Duh..!

November 11, 2008

Mojokerto – Tiran (60) warga Desa Kauman, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, ditangkap petugas Polsek Bangsal, Rabu (16/7/2008). Kakek tersebut dituduh telah mencabuli 4 anak perempuan yang masih tetangga rumah.

Di depan penyidik Polsek Bangsal, Tiran mengaku mencabuli 4 anak yang rata-rata berusia 6 tahun. Karena sudah sebulan tidak berhubungan badan dengan isterinya. “Sebulan ini isteri saya tidak bisa diajak tidur bersama,” kata Tiran.

Perbuatan cabul dilakukan dengan memegang alat vital keempat anak tersebut. Tiran juga mencumbu dan meraba-raba tubuh keempat anak itu dengan penuh birahi. Namun Tiran menyatakan tidak memperkosa empat anak perempuan itu.

Petugas Polsek Bangsal menangkap Tiran berdasar laporan orangtua FN (6), salah seorang korban pencabulan. “Untuk sementara hanya seorang korban, tapi pelaku menyatakan ada empat anak yang dicabuli,” kata Kapolsek Bangsal AKP Agus Purnomo.

Perbuatan cabul Kakek Tiran diketahui setelah FN mengeluh sakit pada alat vitalnya saat kencing. Setelah ditanya ibunya, Siti Karomah (34), ternyata FN mengaku baru diraba-raba oleh Tiran di bagian kemaluannya.

Awalnya, Tiran mengajak anak-anak bermain di rumahnya. Setelah diberi mainan dan dibelikan makanan ringan, Tiran mencumbu anak-anak itu, bahkan meraba-raba bagian tubuh vital anak-anak tersebut.

Jika terbukti melakukan pencabulan, kakek Tiran bisa dihukum penjara selama 15 tahun. Polisi juga masih menunggu keterangan dari orangtua tiga anak lainnya. Menghindari amukan massa, Tiran saat ini ditahan di Polsek Bangsal.(fat/fat)

Sumbernya klik disini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: