Gara-gara Menolak Dijodohkan, SW Jadi Korban Trafficking

November 11, 2008

Lumajang – Gara-gara kabur dari rumah menolak dijodohkan orangtua, sebut saja SW (16) asal Tambak Asri, Surabaya malah jadi korban trafficking. SW pun jadi budak nafsu pria hidung belang di Lokalisasi Jarit Kecamatan Pasirian, Lumajang.

Peristiwa memilukan ini bermula saat Sri kabur dari rumahnya Lebaran kemarin. SW pun kabur ke rumah kenalannya yang dikenal di Surabaya. Dia pun menuju ke rumah Sari warga Desa Selok Awar-Awar, Pasirian.

Sari pun menampung SW yang membutuhkan pertolongan. Namun, sikap baik Sari ternyata memiliki maksud lain. Sari pun mengenalkan pacarnya, Sadam ke SW.

“Saya sama Sadam diajak keliling, kemudian saya ditinggal di lokalisasi,” ungkap SW kepada detiksurabaya.com, Sabtu (25/10/2008) di Mapolsek Pasirian.

Dari pengakuan SW, Saddam menitipkan dirinya ke salah satu kerabaatnya di Desa Jarit. Rupanya oleh pemilik rumah, SW disuruh melayani lelaki hidung belang. “Saya sudah melayani 3 pria dan dikasih Rp 250 ribu setiap bertemu pria,” kenang Sri setelah diperiksa petugas Polsek Pasirian.

“Saya ingin pulang Mas, kangen sama orang tua. Mungkin ini dosa saya pada orang tua,” ungkapnya sebelum masuk di ruang penyidikan.

Sementara Kapolsek Pasirian AKP Yatmo enggan berkomentar saat dikonfirmasi wartawan di kantornya. Malah Yatmo, menutup rapat-rapat ruangannya dan SW dijauhkan dari wartawan.(fat/fat)

Sumbernya klik disini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: