Punya ‘Gudang’ Porno di Laptop, Polisi Dibui
Mei 21, 2009
London – Bukannya memberantas kejahatan, polisi yang satu ini malah jadi pelaku kejahatan. Ia rupanya begitu terobsesi dengan pornografi anak sehingga koleksinya begitu melimpah ruah.
Dikutip detikINET dari Mirror, Kamis (14/5/2009), tersangka bernama Kieran Barret ini memang seakan punya gudang pornografi. Betapa tidak? Ia menimbun lebih dari 220.000 foto porno para bocah tak berdosa di laptopnya.
Tak ketinggalan, Barret yang bertugas di wilayah Peterborough, Inggris itu juga kepergok punya beberapa video mesum para bocah.
Akibat perbuatannya, Barret pun terpaksa diganjar hukuman 15 bulan kurungan. Hakim Michael Heath yang menangani kasus ini menyatakan kalau perbuatan sang polisi sungguh tercela.
Pasalnya, kebiasannya menjadi konsumen pornografi anak berarti sama saja dengan memicu terjadinya tindak pelecehan para bocah.
Tak hanya harus mendekam di pengapnya sel penjara, pria 27 tahun ini juga dilarang bekerja bersama anak-anak seumur hidupnya. Bahkan untuk 10 tahun mendatang, dia masuk dalam daftar hitam pelaku kejahatan seksual.
( fyk / ash )
Sumbernya klik disini
PEGAULAN BEBAS: 3 Siswi SMP Pesta Sex Semalam Suntuk di Hotel
November 14, 2008
Apa jadinya kota Batam jika para pelajar SMP di kota ini mulai mengenal istilah seks bebas dan melakukan pesta seks tanpa adanya rasa malu? Pesta seks para pelajar SMP ini dilakukan pada hari Sabtu (18/10) di Hotel Singapura, Jodoh. Di dalam kamar ini ketiga pasangan melakukan pesta seks dengan tanpa rasa risih dan malu, nafsu seakan menutupi syaraf malu ketiga pasangan tersebut.
US (14), NA (14) dan TA(14) adalah tiga orang siswi kelas II di sebuah SMP di Batam. Ketiganya bersama dengan pasangan masing-masing Hafiz (17), Rizki (18) dan Dede (17) menyewa sebuah kamar di hotel tersebut dan melakukan aksi persetubuhan tanpa batas di tempat tersebut.
“Kami berganti-gantian memanfaatkan ranjang hotel. Kadang ada yang di kamar mandi dan juga di lantai. Cuma Dede saja yang tidak melakukan hal tersebut. Ia hanya asyik bercumbu sembari menonton televisi,” kata Hafiz dengan santai.
Ia menuturkan ketika satu pasangan tengah beraksi di lantai, pasangan yang lainnya terpaksa menggunakan kamar mandi. Adegan tersebut saling terlihat oleh pasangan lainnya dan mereka tidak merasakan risih dengan tatapan mata pasangan lainnya.
“Kita tidak melakukan pergantian pasangan, jadi tidak jadi masalah jika terlihat oleh yang lain,” tambahnya sembari tersenyum.
Aksi ‘bongkar muat’ ini mereka lakukan semalam suntuk tanpa mengenal lelah. Pada awalnya aksi mereka tidak diketahui oleh orang tua mereka, karena orang tua ketiga pelajar ini hanya melaporkan kaburnya anak mereka. Namun penyelidikan yang dilakukan oleh aparat kepolisian menunjukkan kejadian luar biasa mengejutkan ini.
Akibat kejadian ini, Hafiz dan Rizki kini harus menjalani pemeriksaan guna mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. Beruntung bagi Dede yang tidak ikut terjerat karena orang tua Ta tidak melaporkan kejadian ini ke polisi.
“Hafiz dan Rizki kita jerat dalam pelanggaran dua pasal, yakni pencabulan dan perlindungan anak,” kata Kapolsek Sekupang, AKP Benny Alamsyah.**grandparagon.com
Sumbernya klik disini
Pengawal Presiden Minta Layanan Seks Polisi Menyamar PSK
November 13, 2008
WASHINGTON, SELASA — Seorang anggota pasukan pengawal presiden AS (Secret Service) ditangkap karena meminta layanan seks dari seorang pekerja seks komersial (PSK). Apesnya, PSK yang ditawar oleh pengawal berpangkat sersan itu adalah wanita polisi (polwan) yang sedang menyamar sebagai PSK.
Sang sersan, mengendarai mobil dinas dan seragam Secret Service ketika bertemu wanita polisi yang menyamar menjadi PSK itu, Sabtu (8/11) sekitar pukul 00.50 di salah satu jalan di Washington. Demikian dikatakan Inspektur Brian Bray, komandan polisi bagian narkotika dan penyelidikan khusus Distrik Washington kepada Washingtonpost.Com, Senin.
Setelah bernegosiasi harga dan jenis layanan, menurut Bray, sang polisi yang menyamar PSK itu setuju memberi layanan oral seks dengan harga 20 dollar AS (sekitar Rp 200 000). Si wanita meminta pengawal presiden menemuinya di sebuah tikungan jalan. Di sanalah sersan apes itu ditangkap anggota polisi Washington.
Tersangka yang tidak diungkapkan namanya terancam hukuman penjara 180 hari. Namun, ia untuk sementara dilepas sambil menunggu hasil penyelidikan berikutnya.
Secret Service dalam pernyataannya mengatakan, pengawal cabul itu kini ditempatkan sebagai petugas administrasi sambil menunggu hasil penyelidikan polisi dan pemeriksaan internal.
Sumbernya klik disini
Gadis Belia Diperkosa Tiga Pamannya
November 12, 2008
JAMBI, SENIN- Tiga paman yang didakwa memerkosa Mer (15), yang juga keponakan mereka sendiri, mulai diadili di Pengadilan Negeri (PN) Jambi, Senin (1/9). Ketiga terdakwa itu adalah Ari Frediansyah (18), Chandra Gunawan (25), dan M Johan (26), dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU), Lusi SH dalam sidang yang dipimpin hakim Mucthar Agus Kholif SH.
Selama mendengarkan dakwaan yang dibacakan jaksa, para terdakwa hanya tertunduk malu. Dalam persidangan diungkapkan, ketiga terdakwa telah melakukan persetubuhan dengan orang lain sesuai dalam pasal 81 ayat 2 UU No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan pasal 290 ayat 3 KUHP.
Terungkapnya kasus perkosaan itu setelah korban mengakui ketiga pamanya sudah memperkosa dirinya dalam waktu yang berbeda di rumah korban. Perbuatan bejat ketiga paman itu mereka lakukan pada saat keadaan rumah sepi dalam waktu yang berbeda. Ketiga pelaku sempat mengancam korban untuk tidak menceritakan masalah itu kepada orang lain termasuk nenek dan ibu korban.
Setelah terpaksa melayani ketiga pamannya dalam waktu terpisah, akhirnya korban melaporkan kejadian itu kepada ibunya yang langsung melapor ke polisi sehingga ketiga pamannya diamankan polisi.
Sumbernya klik disini